KKP dan EDF Dorong Perikanan Tangguh terhadap Perubahan Iklim Lewat Pelatihan di Lampung

 

 

Bandar Lampung, 2–5 Februari — Sebanyak 19 peserta mengikuti Pelatihan Kerangka Kerja Pengelolaan Perikanan Adaptif Terhadap Perubahan Iklim (FISHE) yang diselenggarakan oleh Puslat KP-BPPSDM KKP bekerja sama dengan EDF. Peserta pelatihan berasal dari berbagai institusi, antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung, Universitas Lampung (Unila), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), serta Mitra Bentala. 

Pelatihan dibuka oleh Kepala DKP Provinsi Lampung, Ir. Liza Derni, M.M., yang dalam sambutannya menekankan bahwa partisipasi DKP dalam pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi untuk mendukung peningkatan kapasitas pengelola perikanan di tingkat provinsi. Selain itu, Liza menambahkan bahwa partisipasi akademisi dan organisasi mitra juga penting mengingat pengelolaan perikanan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. 

Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar FISHE, penilaian ekosistem, stok ikan, dan dampak perikanan terhadap perubahan iklim, tata cara penyusunan, implementasi dan evaluasi dokumen rencana pengelolaan perikanan dan strategi pemanfaatan, serta bagaimana kerangka ini dapat diaplikasikan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan perikanan skala kecil. Melalui pendekatan partisipatif dan studi kasus, peserta diharapkan mampu mengadaptasi FISHE sesuai dengan konteks perikanan di Lampung.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KKP dan EDF dalam mendorong praktik pengelolaan perikanan yang lebih efektif, inklusif, berkelanjutan dan tahan terhadap perubahan iklim, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil di tingkat daerah dalam mendukung kebijakan ekonomi biru.